28 Juli 2016

Harapan dan bisikanku

Harapan dan bisikanku

Sinar mentari mengelus halus pipiku..
Menyilaukan mataku yg sedang menatap foto foto saat kita bersama
Nampak jelas raut wajah kalian penuh keceriaan..

Kupandang lekat...
Dengan penuh harap..
Akankah hubungan ini kelak sampai ke akhirat?

Sahabatku..
Aku bergantung kepada kalian..
Agar aku diteguran saat aku salah,
Agar ada yg menguatkan saat aku lemah

Sahabatku..
Ajaklah aku  turut merasakan kenikmatan bertaubat dan meninggalkan kesalahan

Sahabatku...
Bawalah pertemanan ini sampai ke akhirat.
Dan kelak saat di surga tiada aku disana tanyakanlah kepada Allah.
Merengeklah kepadaNya agar aku turut dikumpulkan disurga bersama kalian...

Tak kusadari sinar  mentari pun semakin memanaskan pipiku...
Dan akupun berbisik أحبكم في الله

Coretan Pagi 28 juli 2016
Rima ummu zahra 

23 Juli 2016

DULU KAMU PERNAH ADA



Dulu kamu pernah ada.
Kala pakaianku abu-abu...

Dulu kamu pernah ada
Walau hanya seusia jagung
Tp cukup berbekas
Hingga membuatku terasa terhina
Dimatamu.

Rasa itu 
Membuatku hidup... !
Membuatku bangkit..!
Namun meyimpan sejuta rasa sakit.

Tp aku yakin  ...
Apa apa yg kita anggap baik blm tentu baik menurut Nya
Dan Allah memberiku yg terbaik.
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ .

Untukmu yg dulu pernah ada
شكرا ​جَزَاك اللهُ خَيْرًا 
Karena kamu pernah ada


23 juli 2016

20 Maret 2016

TANAM POHON

Tanam Pohon.

Bila kita memiliki sedikit saja lahan kosong di pekarangan rumah..

Menanamlah..

Ada pahala yang mengalir selama pohon itu termanfaatkan..

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلَّا كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةً 

“Tiada seorang muslim yang menanam pohon, melainkan sesuatu yang dimakan dari pohon itu akan menjadi sedekah baginya..

وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ 

Dan setiap yang dicuri (dari pohon itu) akan menjadi sedekah baginya..

وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ مِنْهُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ 

Apa saja yang dimakan oleh binatang buas dari pohon akan menjadi sedekah baginya..

وَمَا أَكَلَتْ الطَّيْرُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ 

Apapun yang dimakan oleh burung dari pohon akan menjadi sedekah baginya..

وَلَا يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلَّا كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ

Tidaklah seorang pun yang mengurangi bagian pohon itu, melainkan akan menjadi sedekah baginya..”

[HR. Muslim: 3945]

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata,

“Terdapat keutamaan menanam pohon dan tanaman, yaitu pahala yang akan terus mengalir bagi penanam selama pohon dan tanaman itu ada…”

[Syarh Shahih Muslim: 10/457]

Tiada rugi menanam pohon dan tanaman..

Baik hasil pohon itu dicuri orang, dimakan ulat dan binatang lainnya, maupun sebagai resapan air..

Seluruhnya menjadi kebaikan bagi kita..

Tanam pohon jadi sedekah.. Yuks..

@sahabatilmu

17 Maret 2016

Perjalananku ke pulau Lombok

Catatan perjalananku ke lombok

Jam 2 wib , Sore sampe di bandara lombok disambut hujan gerimis. 

Pejalanan langsung menuju pantai kuta dari bandara kurang lebih 30 menit. 


Setelah menikmati indahnya pantai kuta lanjut ke dusun sasak 


Sampai di dusun sasak. Disambut ramah oleh penduduk sasak dan oleh seorang penghuni dusun  sebut saja   Pai (maaf lupa nyatet namanya😅). 

kita di ajak jalan2 memasuki pemukiman suku sasak


Sambil menceritakan silsilah dan adat kebiasaan penduduknya. 
Termasuk ttg rumah2 yg ada. Baik bentuk dan isinya. Menurut ceritanya semua rumah disana bentuk luar dan dalamnya semua sama.




Menurut ceritanya di dapur ini para wanita masak dan tidur. Dan melahirkanpun di tempat ini. Mereka para wanita sasak setiap melahirkan hanya di bantu oleh seorang dukun beranak.

Menurutnya pula para wanita sasak sdh pandai menenun dari usia 8 th.


Mereka menenun dgn benang yg di pintalnya sendiri berbahan kapas. Utk pewarnaan benang mereka menggunakan warna2 dari alam.misal warna coklat dia ambil dari kelapa. Kuning dr kunyit dll.

Dia juga menceritakan wanita tertua di dusun ini berusia 98. 



Dari dusun sasak langsung chek in di Kila senggigi beach

Alhamdulillah kamar yang kita tempati tdk jauh dari pantai 


Bila duduk di teras kamar, akan nampak laut dan terdengar deburan ombaknya. 

Setelah menaruh kopor kita
Langsung duduk duduk dipinggiran pantai menunggu sunset tiba
tapi sayangnya cuaca mendung dan matahari terbenam dgn malu2. 

Semoga besok bisa bertemu sunset yg sempurna.
Amien...

Pagi jam 8.00 menuju trawangan. Subhanallah sepanjang jalan disuguhi panorama yg indah.. 



Tak henti2 menyebut namaMu Ya Rabb 
Engkaulah yg Maha pencipta,Maha sempurna kehindahan yg telah engkau limpahkan di tanah lombok.

Tiba saat menaiki speedboad. Utk sampai ke pulau trawangan. 

Ongkos sewa speedboad bolak balik kena 1jt. 
Sempet ada rasa takut saat menaiki speedboad maklum blm pernah menaikinya.Akhirnya sampai juga di trawangan. 
Sepanjang pantai trawangan di penuhi dgn resto dan tempat nongkrong dan berjemur ,hampir mayoritas pengunjungnya
org kulit putih. Panas trawangan bisa membuat kulit mereka merah dan coklat. Aku rasa bagi mereka warna kulit coklat bikin mereka tampil keren kali yaa?  Buktinya mereka rela berjemur di siang bolong dgn hanya secuil kain yg menutupin tubuhnya.

Pantai trawangan memang indah degan taburan pasir putih. 

Untuk menikmati P trawangan seluruhnya kita bisa kelililing pantai dgn delman atau sepeda. Kl sewa sepeda bisa di kenakan tarif Rp,20.000  tp kl delman biaya kena 250  ribu utk satu kali putaran, lama satu putaran bisa makan waktu 1 jam 20 menit . 

Selama berkeliling pulau kita bisa menikmati pemandangan pantai yg putih penuh pecahan terumbu karang.






Usai berkeliling dengan delman langsung kembali dan kita kembali dgn speadboard yg sama menuju pantai senggigi

Perjalanan berikutnya berburu emas dan mutiara utk oleh2, kita menuju ke kampung sekarbela.
Tp sebelum kesana mampir makan siang di rmh makan radja yg menu favoritnya ayam taliwang, beberok dan plencing kangkung. Singkat cerita suguhan maksi langsung ludes. 
Dan badanpun klebes keringat krn kepedesan dan cuaca yg lumayan gerah krn mendung.

Lumayan lama sih perjalan dari senggigi ke sekarbela. Memasuki sekarbela berderet sepanjang jalan toko emas dan mutiara...
Naluri wanita ..... begitu sampai di toko yg dituju wuiih mata berubah hijau , wajah nampak sumringah melihat perhiasan berhias mutiara padahal wanita sendiri adalah perhiasan. Sekalipun wanita adalah perhiasan tetep aja melihat perhiasan nampak berbinar2. 😅

Mungkin kl menuruti nafsu dunia sepanjang toko ingin dijajakin satu per satu. Tp waktu gak akan cukup. Krn jam 5 sore aku harus sampe di hotel buat nungguin matahari terbenam yg blm bisa aku lihat jelas krn kemaren sore matahari ngumpet di balik mendung.

Cukup satu toko saja yg aku datangi krn memang sebelum nya sdh janjian bertemu dgn seorang teman dr fb. sebut saja ukhti kamelia. Kita pun bertemu di toko Armand pearl & gold toko besar bercat kuning. Pemilik tokonya ukty era dengan ramah menyambutku. Alhamdulillah, Allah telah mempertemukan aku dgn mereka. 

Semoga pertemuan kami membawa keberkahan. ‎​‎​‎​ amien.

Cukup lama aku disana dan efeknya yg seharusnya jam 5 sampe kila senggigi beach terpaksa mudur tp masih ada waktu utk menunggu matahari terbenam.

Kurang lebih Setengah tujuh waktu setempat matahari berlahan menghilang.

Namun seperti halnya kemaren matahari pergi dgn tertutup mendung. Jd sinar merahnya hanya sedikit yg aku aku temukan..😟


Selepas isya kami keluar mencoba kuliner malam. Jatuh pd menu yg menurutku sedikit aneh dan unik. Sate dan lontong tambulayak.
Lontongnya imut. Di bungkus daun kelapa layaknya leupeut. Kalo di tanah sunda. Tp ini di suguhkan dgn sate kambing, ayam, atau sapi. Bumbunya satenya lebih mirip seperti bumbu rendang. 

Makanan ini cukup murah dgn 10 sate dan 5 lontong hanya seharga 20 ribu rupiah.
Menurutku rasanya cukup enak dan pas di lidahku. Makanan ini hanya ada di malam hari dia buka dari jam 5 sampai jam 11 malam.
 -----

Rencana Jam 7 pagi waktu setempat aku meninggalkan killa singgigi hotel menuju bandara...

Sebelum meninggalkan kila senggigi aku sempatkan menikmati suasana dan sarapan pagi di kila senggigi beach




Dan jam 9.30 waktu setempat burung besipun mengantarkan aku kembali ke cengkareng 
Semoga lain waktu bisa kesana lagi.... 👍😂




8 Februari 2015

Batu akik

Seputar Batu Akik
batu AkikSekarang lagi musim demen batu akik, hingga dijual dg harga jutaan. Katanya cincin akik punya fadhilah khusus. Apa itu benar?
Dul Hadi, Jatim
Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Terdapat banyak hadis yang menyebutkan keutamaan cincin akik, namun semuanya tidak shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, alias palsu. Berikut diantara hadis-hadis tersebut,
Hadis pertama,
تختموا بالعقيق فإنه مبارك
Pakailah cincin akik, karena akik itu diberkah
Hadis kedua,
تختموا بالعقيق فإنه ينفي الفقر
Pakailah cincin akik, karena cincin akik mengurangi kefakiran.
Sebagian ulama menjalskan, maksudnya, ketika seseorang memiliki akik, kemudian dia membutuhkan uang, dia bisa jual akiknya. Sehingga dia tidak harus berutang.
Hadis ketiga,
تختموا بالعقيق فإنه أنجح للأمر واليمنى أحق بالزينة
Pakailah cincin akik, karena akik membuat sukses urusan. Dan tangan kanan lebih berhak untuk diberi perhiasan.
Hadis keempat,
تختموا بالعقيق فإن جبريل أتاني به من الجنة وقال لي يا محمد تختم بالعقيق وأمر أمتك أن تتختم به
Pakailah cincin akik, karena jibril mendatangiku dengan membawa akik dari surga. Beliau berpesan, ‘Hai Muhammad, pakailah akik, dan perintahkan umatmu untuk memakai cincin akik.’
Hadis kelima,
تختموا بالخواتم العقيق فإنه لا يصيب أحدكم غم ما دام عليه
Pakailah cincin-cincin akik, karena kalian tidak akan pernah merasa sedih selama memakai cincin akik.
Hadis-hadis di atas disebutkan oleh al-Ajluni dalam kitab Kasyf al-Khafa, yang hampir semuanya beliau komentari: ‘Maudhu’ (Hadis palsu). Hingga beliau menyebutkan kesimpulan yang disampaikan al-Uqaili tentang masalah hadis akik,
لا يثبت في هذا عن النبي صلى الله عليه وسلم شئ
Tidak ada satupun hadis shahih tentang akik dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Kasyf al-Khafa, 1/300).
Untuk itu, bagi anda pengagum akik, hindari klaim tentang keutamaan akik dan anjuran memakai akik. Karena hadis yang menyebutkan hal ini statusnya palsu.
Hindari Pemborosan
Barangkali sejarah anthurium berulang. Masyarakat gila tren dedaunan, hingga rela mengosongkan sakunya. Begitu suasana ini hilang akibat diempas kilauan warna-warni daun aglaonema, hilang pula kehormatan anthurium.
Terkadang kita perlu menyadari, mengapa ekonomi kita begitu tergantung dengan tren dan hobi, yang itu umumnya usianya sangat pendek. Dulu kita juga dipermainkan dengan ikan lohan. Anda bisa saksikan, berapa lama masa kejayaan tanaman dan ikan hias itu. Begitu harganya hilang, semua tinggal kenangan dan penyesalan.
Tentu saja kita tidak berharap hal ini terulang untuk komoditas apapun. Sehingga kita hanya menjadi bulan-bulanan komunitas yang tidak jelas. Kita bisa menyadari, berapa lama hobi dan tren bisa bertahan di hati manusia yang sangat rentan dengan kebosanan.
Kita memohon kepada Allah, semoga kita tidak menjadi budak hobi.
Demikian, Allahu a’lam
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

29 Januari 2015

JENGGOT : SEHAT, BIKIN GANTENG DAN SUNNAH (AJARAN) NABI SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM

Syariat Islam Allah turunkan untuk kebaikan manusia secara umum. Tidak heran, ternyata dalam ibadah yang disyariatkan mengandung kebaikan bagi jiwa dan raga manusia.
Mengenai hal ini syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata dalam risalahnya,
الدين مبني على المصالح
في جلبها و الدرء للقبائح
“Agama dibangun atas dasar  berbagai kemashlahatan
Mendatangkan mashlahat dan menolak berbagai keburukan”

Kemudian beliau menjelaskan,
ما أمر الله بشيئ, إلا فيه من المصالح ما لا يحيط به الوصف
“Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh”[1]

Salah satu ajaran Islam adalah memelihara dan membiarkan tumbuh jenggot. Berikut sedikit pembahasannya.

Jenggot adalah sunnah (ajaran) Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam
Karena beliau sendiri Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang memerintahkannya dan termasuk dalam ajaran Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
انْهَكُوا الشَّوَارِبَ وَأَعْفُوا اللِّحَى
Potonglah kumis dan peliharalah jenggot.”[2]
Dalam hadits digunakan kata perintah (fi’il ‘amr), maka dalam Ilmu ushul di ada kaidah,
الأمر يفيد الوجوب
“Kata perintah (fi’il ‘amr) menunjukkan hukum (asalnya) wajib”
Maka menurut pendapat terkuat bahwa laki-laki wajib memelihara jenggotnya (membiarkan tumbuh), bahkan memotongnya adalah sebuah larangan (ada juga pendapat boleh dipotong jika sudah melebihi satu genggam).
Memotong jenggot adalah kebiasaan orang-orang musyrik dan Majusi, sebagaimana Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam,
خَالِفُوا الْمُشْرِكِينَ وَفِّرُوا اللِّحَى وَأَحْفُوا الشَّوَارِبَ
“Selisihilah orang-orang musyrik, peliharalah jenggot dan potonglah kumis.”[3]
Beliau juga bersabda,
جُزُّوا الشَّوَارِبَ وَأَرْخُوا اللِّحَى خَالِفُوا الْمَجُوسَ
Potonglah kumis dan biarkanlah jenggot, selisihilah orang-orang Majusi (penyembah matahari).”[4]
Dan menyerupai orang-orang kafir akan mendapat ancaman sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
Barangsiapa yang menyerupai sebuah kaum maka dia termasuk golongan mereka.[5]

Terlihat lebih ganteng dengan jenggot
Karena memang jenggot adalah fitrah laki-laki. Sebagaimana laki-laki memang fitrahnya suka dengan wanita cantik. Jika tidak suka dengan wanita cantik tentu laki-laki itu keluar dari fitrah. Nah, demikian juga jenggot. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
عَشْرٌ مِنْ الْفِطْرَةِ قَصُّ الشَّارِبِ وَإِعْفَاءُ اللِّحْيَةِ وَالسِّوَاكُ وَاسْتِنْشَاقُ الْمَاءِ وَقَصُّ الْأَظْفَارِ
“Sepuluh perkara yang termasuk fithrah: Memotong kumis, memelihara jenggot,bersiwak, memasukkan air ke dalam hidung, memotong kuku.”[6]
Dikisahkan bahwa pemimpin kaum Anshar yaitu Qois bin Sa’ad tidak mempunyai jenggot, maka kaumnya sangat meninginkan beliau punya jenggot agar beliau terlihat lebih jantan. Maka kaumnya berkata,
: نعم السيد قيس لبطولته وشهامته ولكن لا لحية له فو الله لو كانت اللحى تشترى بالدراهم لاشترينا له لحية!!
“Memang Sayyid Kami Qais terkenal dengan kepahlawanan dan kedermawanannya, akan tetapi ia tidak memiliki jenggot. Demi Allah, seandainya jenggot itu bisa dibeli dengan dirham, maka kami akan belikan ia jenggot.”[7]
Terkenal juga perkataan di kalangan awam,
زينة الرجل في لحيته، وزينة المرأة في شعرها
“Perhiasan seorang laki-laki pada jenggotnya sedangkan perhiasan wanita pada rambutnya.”[8]

Jika ada yang mengatakan,
“Lebih ganteng yang ga pake jenggot kok, keren seperti aktor-aktor terkenal”
Maka kita jawab dengan ayat,
أَأَنتُمْ أَعْلَمُ أَمِ اللّهُ
“Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah (yang lebih mengetahui)?” (Al-Baqarah: 140).
Dan kalau kita melihat tokoh-tokoh utama dahulunya juga berjenggot tebal, para raja, ilmuan, cendikiawan semisal plato, aristoteles dan lainnya.

Sehat dengan jenggot
Jenggut ternyata bermanfaat bagi kesehatan laki-laki, begitu juga dengan kumisnya (kumis diperintahkan untuk dipotong, tetapi tidak mesti harus habis). Berikut manfaatnya:
1. Pelindung dari sinar matahari
Sebuah studi terbaru dari University of Southern Queensland mengungkapkan bahwa jenggot dapat memberikan perlindungan yang signifikan dari sinar matahari yang dapat menyebabkan kerusakan kulit dan kanker kulit.
Secara rinci, peneliti menemukan bahwa bagian tubuh yang tertutup oleh kumis dan cambang rata-rata tiga kali lebih sedikit terpapar sinar UV yang berbahaya dibandingkan dengan bagian tubuh yang tidak tertutup rambut apapun.
Dengan menggunakan teknik dosimetrik yang dapat mengukur jumlah sinar atau radiasi yang diserap tubuh, diperoleh fakta bahwa jenggot memberikan perlindungan terhadap sinar matahari hingga 90-95 persen, meski hal itu bergantung pada panjangnya jenggot.
“Secara umum rambut memang menawarkan perlindungan terhadap sinar matahari. Itulah mengapa wanita tak begitu mengalami kerusakan kulit akibat sinar matahari jika rambutnya menutupi bagian belakang leher dan bagian samping wajahnya,” tandas Dr. Nick Lowe, seorang pakar dermatologi terkemuka yang berbasis di London.
“Tapi ternyata ketebalan rambutnya juga berpengaruh. Sama halnya dengan faktor SPF karena makin tinggi kepadatan dan kelebatan rambutnya maka makin tinggi SPF-nya. Makanya ketika saya berpraktik di California, saya sering melihat peselancar yang botak tapi berjenggot justru lebih sering mengalami kerusakan kulit akibat sinar matahari dan pra-kanker di kepala mereka, daripada jika mereka punya rambut di atas kepala,” tambahnya.
Teori lain dinyatakan oleh Iain Sallis, seorang konsultan trikologi. Menurutnya cahaya memancar dalam bentuk garis lurus tapi ketika bertabrakan dengan jenggot yang keriting, maka jenggot itu akan memecah cahayanya sehingga tak pernah mencapai kulit.
2. Mencegah serangan asma
Pria yang asmanya dipicu oleh serbuk bunga dan debu dapat terlindungi oleh jenggot yang lebat karena jenggot itu dapat membantu mengurangi gejala asmanya.
“Kumis yang menutupi area hidung dapat menghambat pemicu alergi atau alergen masuk ke dalam hidung dan terhirup masuk ke paru-paru,” kata Carol Walker, pakar rambut medis dan pendiri Birmingham Trichology Centre.
Tapi menurut seorang dokter umum yang berbasis di London, Dr. Rob Hicks, hanya serbuk sari yang bisa terperangkap dengan cara ini, tapi tidak dengan debu yang berbentuk mikroskopis. Kalaupun bisa terjebak di kumis, debu-debu itu bisa menumpuk di kumis dan hanya tinggal menunggu waktu, lama-lama keduanya pun bisa masuk ke dalam hidung.
“Teorinya, kumis tak serta-merta dapat menghambat pemicu asma untuk measuk ke saluran pernafasan, kecuali jika sangat lebat,” simpul Dr. Felix Chua, dokter dan konsultan penyakit sistem pernafasan dari London Clinic, Harley Street.
3. Memperlambat penuaan
Dari waktu ke waktu, rambut yang tumbuh di wajah dapat membantu menjaga kulit agar tetap awet muda dan sehat.
“Dengan kata lain rambut itu menjaga agar kulit tetap lembab dengan melindunginya dari angin yang dapat mengeringkan kulit dan mengganggu upaya perlindungan terhadap kulit,” ujar Dr. Lowe.
Dr. Lowe juga menyarankan, jika mengenakan pelembab, usahakan agar Anda juga memberi pelembab di kumis dan jenggot. Itu lebih baik daripada mengoleskan pelembab pada bagian wajah yang tak berambut atau telah dicukur karena akan lebih mudah terhapus.
4. Melawan batuk
Menurut Carol Walker, jenggot tebal yang tumbuh di bawah dagu dan leher akan meningkatkan temperatur leher serta membantu melawan demam dan batuk.
“Rambut adalah semacam insulator yang dapat membuat Anda terus merasa hangat. Jenggot yang panjang dan tebal juga dapat menjebak udara dingin dan meningkatkan suhu leher sehingga Anda bisa bertahan di bawah cuaca dingin,” tukasnya.
5. Mencegah ruam kulit
Justru jika Anda malas bercukur itu tandanya kulit Anda terhindar dari ruam kulit. “Bercukur itu merupakan penyebab utama infeksi bakteri pada bagian tubuh yang tertutup jenggot. Aktivitas ini dapat berakibat pada ruam akibat pisau cukur, rambut tumbuh ke dalam kulit dan folikulitis (infeksi folikel rambut yang menyebabkan munculnya bintik-bintik di kulit,” ungkap Dr. Martin Wade, konsultan dan pakar dermatologi dari London Skin and Hair Clinic.[9]

Jangan kita baru memelihara jenggot karena tahu ada keuntungan dunia saja
Ini adalah yang salah, kita baru memelihara jenggot karena baru tahu menyehatkan, baru memelihara jenggot karena sedang “ngetrend” para artis dan tokoh dunia mulai memelihara jenggot.
Allah Ta’ala berfirman,
مَن كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لاَ يُبْخَسُونَْأُوْلَـئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الآخِرَةِ إِلاَّ النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُواْ فِيهَا وَبَاطِلٌ مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
“Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat kecuai neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan” [Hud : 15-16]

Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in. Walamdulillahi robbil ‘alamin.

@Mushalla Ibnu Sina FK UGM, 21 Rabi’ul Awwal 1434 H



[1] Risaalah fiil Qowaaidil fiqhiyah hal. 41, Maktabah Adwa’us salaf
[2] HR. Al-Bukhary dan Muslim
[3] HR. Bukhari dan Muslim
[4] HR. Muslim
[5] HR. Abu Dawud, berkata Syaikh Al-Albani: Hasan Shahih
[6]  HR. Muslim
[8] Adapun menyandarkan ini dengan kandungan sebuah hadits,
” سبحان من زين وجوه الرجال باللحى
“Maha Suci (Allah) yang menghiasi wajah laki-laki dengan jenggot”
Maka hadits ini maudhu’, sebagaimana dikatakan oleh syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ad-Dhaifah wal Maudhu’ah no. 6023

27 Januari 2015

Antara Dia dan Kita

Lelaki renta itu, dengan kehalusan hatinya ingin ber-Islam menjadi sebab turunnya ayat. ‘Abasa watawalla', Rasul pun ditegur Allah karenanya.
seorang miskin lagi buta, bukan berarti tak lebih utama dari para pemuka negara

Lelaki renta itu, pernah minta keringanan untuk tidak ikut sholat berjamaah di masjid karena dia buta karena dia sebatang kara karena masjid jauh sekali dari rumahnya tapi tanya Rasul, “Apakah engkau masih mendengar adzan?”
saat dijawabnya masih, maka kata Rasul, “Kalau begitu, berangkatlah”

lalu, tunduk patuh ia pada perintah sekali pun tak pernah ia sanggah tiap sholat lima waktu sholat berjamaah

meski fajar masih pekat dan jarak masjid tak dekat, ia meraba-raba dalam gelap hingga suatu saat, kakinya tersandung bongkahan batu badannya terjerembab jatuh, mukanya tersungkur di runcingnya batu berdarah-darah…

setelahnya, selalu datang seorang lelaki menuntunnya dengan ramah pergi dan pulang sholat berjamaah setiap hari, setiap lima waktu

hingga suatu saat lelaki tua ingin sekali tahu siapa gerangan lelaki penolongnya itu karena ingin ia doakan atas kebajikannya selama ini

tapi kata lelaki muda
“Jangan sekali-kali kau doakan aku dan jangan sekali-kali kau ingin tahu namaku karena aku adalah iblis”

sontak lelaki renta itu terkejut,
“Bagaimana mungkin engkau menuntunku ke masjid,
sedangkan dirimu menghalangi manusia untuk mengerjakan sholat?”

Iblis menjawab,
“Ingatkah dulu saat kau hendak sholat subuh berjamaah, kau tersandung batu, lalu bongkahannya melukai wajahmu? Pada saat itu aku mendengar ucapan Malaikat, bahwa Allah telah mengampuni setengah dosamu. Aku takut kalau engkau tersandung lagi, lalu Allah menghapuskan setengah dosamu yang lain. Maka aku selalu menuntunmu ke masjid dan mengantarkanmu pulang.”

Lalu, saat tubuh itu merenta makin menua dimakan usia datang seruan perang Qaddisiyah

Sang khalifah Umar mengumpulkan segenap lelaki dari seluruh penjuru negri terselip ia, berbaris bersama ingin sekali ikut berperang di medan laga demi cita-cita mulia

Khalifah Umar melarangnya
bagaimana seorang buta lagi renta, akan ikut berperang?
bagaimana jika dia langsung celaka terkena tombak?
atau justru mencelakai temannya karena tak mampu mengenali sesiapa?

Tapi, lelaki tua itu bersikukuh,
“Tempatkan aku di antara dua pasukan yang berperang
Aku akan membawa panji kemenangan
Aku akan memegangnya erat-erat untuk kalian.
Aku buta, karena itu aku pasti tak akan lari” Khalifah, tak lagi mampu menghalangi

Lalu semuanya, berangkatlah lekaki tua itu ingin menepati janjinya dengan baju besi yang dikenakannya dan bendera besar yang dibawanya dia berjanji akan mengibarkannya senantiasa, atau mati terkapar di sampingnya

lewat pertempuran Qaddisiyah Persia yang congak pun kalah tapi kemengangan itu tak murah dibayar dengan nyawa ratusan syuhada terselip di antara mereka jenazah lelaki tua terkapar berlumuran darah sambil memeluk erat sebuah bendera sungguh, dia telah menepati janjinya

wahai lelaki mulia, sesak dadaku membaca kisah hidupmu menyungai sudut mataku mengenangmu engkau buta, sebatangkara dan renta tapi itu tak membuatmu pasrah dan diam meski udzur telah membolehkanmu. untuk tak kemana-mana, di rumah saja

Lalu, bagaimana dengan diriku ini?
aku masih muda, aku bukan fuqara aku tak buta jua tak sebatangkara tapi kenapa, sering sekali ada alasan mendera untuk tak bersegera?

Lelaki sepertimu, dengan segala keterbatasan terus mencari-cari alasan agar mampu mengambil peran

sedang aku, kita dengan segala kemudahan sering mencari-cari alasan agar boleh tak ikut berperan

Lalu, dengan apa akan kita buktikan bahwa kita ini Islam?

Belajar darinya, Abdullah bin Ummi Maktum